[Tutorial]Cara Membuat Beat Drum Di FL Studio Aplikasi DJ Alan Walker (Part 1)

Membuat Beat Drum Dengan Aplikasi DJ FL Studio ~ Hallo sobat blog Tutorial Belajar DJ, gimana nih progress latihan DJ kalian saat ini? Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan salah satu informasi yang paling seringditanyain oleh sobat blog ini ke admin. “Gimana sih cara bikin beat drum di FL Studio?” atau “Cara bikin beat kayak aplikasi dj Alan Walker gimana sih?”. Dan, maka dari itu kami akan memberikan tutorialnya kepada kalian semua. Yuk langsung simak di bawah ini.

Baca selengkapnya : Cara Mudah Belajar DJ Bagi Pemula

Membuat Beat Drum Dengan FL Studio

Dalam posting sebelumnya telah sedikit dijelaskan mengapa kita memulai belajar FL Studio dari membuat beat drum terlebih dahulu. Saya mulai dari drum karena pelajaran ini bisa mencakup basic konsep dari
Fruityloops yang setelah mengerti akan memudahkan untuk mengikuti tutorial selanjutnya.

Tutorial Part 1 ini akan dibagi ke dalam 2 bagian. Oke, tanpa berpanjang lebar langsung aja simak yang berikut ini.

TOOL BAR

Sebagai langkah awal kita telusuri terlebih dahulu fungsi-fungsi utama yang wajib kamu ketahui dari ‘Tool Bar’ dalam FL Studio. Di dalam ‘Tool Bar’ area ini berisi berbagai macam panel yang berguna sebagai
navigasi buat mengoperasikan FL Studio. Biar lebih gampang kami akan jelaskan menggunakan gambar yang ada di bawah ini:

cara-membuat-beat-drum-di-fl-studio-aplikasi-dj
Cara Membuat Beat Drum Di FL Studio Aplikasi DJ
  • Merah : merupakan area Toolbar
  • Hijau : Main Bar
    Merupakan menu utama untuk melakukan save project, options, view, copy, paste dan lain-lain.
  • Kuning: Main Volume
    Merupakan main volume(volume utama) berfungsi sebagai pengatur besarnya suara secara keseluruhan.
  • Orange: Time panel
    Di bagian ini nunjukin waktu dari project lagunya.
  • Biru Tua: Transport panel
    Merupakan beberapa tombol yang berfungsi untuk menjalankan lagu (play) dan menghentikan lagu (stop), serta merekam lagu (record).
  • Biru Muda: Song tempo dan Pattern selector
    Song tempo fungsinya untuk mengatur kecepatan(tempo) sebuah lagu . Dalam FL Studio kita bisa men-set tempo mulai dari 10 BPS (beat per second) sampai dengan 999 BPS. Pengaturan tempo ini tergantung
    dari jenis lagu apa yang bakal kita buat. Pattern nanti akan kita bahas pada penjelasan yang berikutnya.
  • Ungu: Metronome
    Fungsinya untuk menghasilkan suara sebagai ketukan(Beat) lagu yang berguna untuk memandu kita dalam membuat sebuah lagu terutama beat drum, variasi drum dan lain-lain. Kecepatan bunyi pada metronome ini tergantung dengan tempo yang sudah kita set.

Itu dulu yang perlu kita ketahui untuk sementara ini, sebelum nanti menyentuh panel-panel lainnya yang akan kita bahas pada tutorial berikutnya. Sebab Tutorial Part 1 ini hanya membahas tentang basic
pembuatan beat drum, kami akan sedikit jelaskan bagaimana cara kerja ‘Song tempo’ (biru muda) dan juga ‘Metronome’ (ungu).

Buat nyobain metronome sekaligus tes suara, silahkan kalian klik ‘Play’ dan perhatikan angka pada ‘time panel’ yang bergerak, kamu belum dengerin suara apapun. Tenang aja, untuk melakukan tes suara kita
bisa mengaktifkan ‘metronome’, sekarang silahkan aktifkan bagian ‘metronome’ yang tadi sudah diberi tanda kotak warna ‘ungu’.

Apabila sukses, kalian akan mendengar suara ‘metronome’ yang bunyinya “tak…tuk…tuk…” Sekarang coba kalian ubah angka pada ‘tempo panel’ buat bisa mengetahui naik turunnya kecepatan pada ‘suara
metronome’. Caranya yaitu, klik “Play” untuk menjalankan ‘metronome’ lalu klik ‘angka’ sambil ditahan kemudian drag mousenya ke atas untuk naikin tempo dan ke bawah untuk menurunkan temponya sesuai
kecepatan/tempo yang kalian inginkan.

Nantinya ‘Metronome’ ini bisa kita pakai sesuai kebutuhan saat proses pembuatan lagu. Penjelasan untuk “Tool Bar” sudah selesai, yuk kita lanjut ke Channel Window dan Step Sequencer.

Channel Window Dan Step Sequencer

Sebelumnya, kami harus tahu di mana letak Channel window & Step sequencer, kalian bisa melihat gambar di bawah ini beserta dengan komponen-komponen yang penting untuk kalian ketahui.

cara-membuat-beat-drum-di-fl-studio-dj-aplikasi

Area yang ditandai kotak warna merah merupakan Channel window & Step Sequencer serta yang Hijau Muda itu adalah shortcut untuk tombol “show/hide”. Berikut ini penjelasan tentang komponen-komponen yang ditandai diatas:

Ungu : Channel

Pada Gambar diatas kita bisa melihat ada 4 buah ‘channel’ yang terpasang (itu adalah default channel saat kita pertama kali meng-instal dan membuka FL Studio) di dalam “Channel Window” yang masing-masing memiliki keterangan dengan nama Kick, Clap, dan Hat serta Snare. Yaps, ttu adalah nama-nama instrumen pada drum yang artinya, Channel adalah tempat bernaungnya suara instrument di mana channel bekerja supaya suara-suara instrument yang masuk ke dalamnya bisa kita dengarkan serta dimainkan.

Pada bagian ‘Channel window’ kita bisa memasukkan banyak ‘Channel’ yang masing-masing berisi beragam instrument yang kita butuhkan. Masih bingung? Tenang, mari kita lanjutkan dulu, bagian berikutnya.

Biru Muda : Step Sequencer

Kita bisa melihat banyak kotak-kotak yang jumlahnya 16 kotak padasetiap “Channel”-nya, lalu apa fungsi kotak-kotak ini? Kotak-kotak ini memiliki fungsi untuk memerintahkan kapan sebuah instrumen yang inginkan dalam sebuah ‘Channel’ akan mengeluarkan suara. Contohnya, apabila kita klik 1 kotak pada “Channel kick” kotak tersebut akan terisi. Coba kalian isikan 1 kotak ‘step sequencer kick’ dengan cara meng-klik kotaknya hingga kotaknya berubah warna putih. Setelah kotaknya terisi coba klik ‘Play’, dan akan akan mendengarkan sebuah suara Bass Drum. Untuk menghapusnya silahkan kalian klik kanan pada kotak putih yang tadi kalian nyalakan. Biar lebih jelas sekarang coba isi sesuka hati kalian semua kotak yang tersedia kemudian klik “Play” jika sudah terisi.

Sudah jelas kan fungsi dari kotak-kotak yang disebut dengan ‘Step Sequencer’? Kalau sudah, yuk kita lanjut ke bagian berikutnya.

Orange : Channel Volume

Kalau pembahasan diatas tadi kita sudah berkenalan dengan yang namanya “Main Volume”, maka sekarang kita akan berhadapan dengan ‘Channel Volume,’ Trus, apa perbedaan dari keduanya? ‘Channel volume’ mempunyai fungsi untuk mengatur besar atau kecilnya suara yang akan dikeluarkan cuma dari sebuah channel. Beda ana “Main Volume” yang dapat mengatur besar atau kecilnya suara yang secara keseluruhan.

Contoh, anggap saja kita sudah menggambar(mengisi kotak) Kick, Hat dan juga Snare di ‘step sequencer’, setelah didengerin ternyata suara bagian Hat terlalu besar, karena mendengar suara Hat yang terlalu besar maka supaya lebih enak didengar kita perlu mengecilkannya, cara mengecilkan suara “Hat”nya saja yaitu menggunakan ‘channel volume hat.’ Kalau kita memakai ‘main volume’, maka semua suara instrumentnya akan mengecil.

Baca juga : Apa Sih FL Studio Itu?

Sampai disini berarti penjelasan tentang bagian Channel window dan Step sequencer sudah selesai.

itulah tadi tutorial cara membuat beat drum menggunakan aplikasi DJ FL Studio. Semoga informasi yang kami berikan dapat membantu kalian semuanya. Tetap semangat dan giat berlatih biar skill DJ kalian makin bertambah.

Salam DJ.

Tags: